Halooo, seminggu ini menjadi minggu yang benar-benar kacau buat gue! kalo dikasih emoticon HUFFFFFFFFTTTTTTT!! ZZzzZZZZzzzzZZZZZzzZZZZ
Entah mengapa minggu ini gue super males banget ngampus! Dan belakangan gue galau sama hidup gue sendiri mau gimana dan mau jadi apa? Menjelang umur 20tahun menjadi beban fikiran banget!
Oke back to the messed up week!
Kacaaau! Dan ngebuat emosi gue gak ke kontrol bangeeeeeettt!
Hari senin dimana gue udah janjian sama temen-temen gue buat liputan untuk tugas "SEJARAH JURNALISTIK INDONESIA MODERN" ke TRUBUS tapi ditolaaaak dengan alesan sibuk dan dilempar-lempar superr kesel!
Hari selasa kacaaau balau lagi! Gue menghilangkan flashdisk temen gue karena penyakit super lupa gue!
Dan gue amat sangat merasa bersalah :"(
Minggu ini bener-bener kacau banget fikiran gue, galau gak jelas! Menjadi remaja labil!
Kadang gue merasa gak bisa percaya sama siapapun! Kadang gue ngerasa gue cupu banget!
POKOKNYA GAK NGERTI LAGI DEEEEEEEEEEEHHH!
Cukup sekian curhatnya! Gak mau panjang-panjang hehe! Terimakasih dan cupsss byee byeee
Saturday, 17 December 2011
Sunday, 11 December 2011
Renungan Hari Minggu
Hari ini cuaca dari pagi agak mendung, yaa cuacanya membuat gue ingin malas-malasan aja dirumah sambil dengerin lagu seloww biar agak melloww tsaaaaaaaaah! Memasuki waktu sore si huja mulai turun membasahi bumi membuat mata gue sayup-sayup pengen tidur terus kaau cuaca seperti ini.
Tiba-tiba saat lagi bengong, terngiang lyric lagu kayak gini nih
"I wanna celebrate and live my life ..."
"saying aaa yooooo gotta let go! Baby let's goo .."
Entah mengapa gue suka banget sama lyric lagu ini. Kesannya membangkitkan semangat aja! Hidup terasa gak flat! Seperti iklan sebuah chiki *piiiiiip* "LIFE IS NEVER FLAT"
Itu dia quotes yang menyentuh hati gue! Ada lagi satu quotes yang menjadi alasan kenapa gue jadi seseorang yang selalu tertawa walapun lagi nangis!
Gue tau ini tulisan paling kentang tapi lagi gak mau nulis cuma mau corat-coret di blog aja! Daripada gue curhat di blog jadi panjang nnti. ahahahah
Tiba-tiba saat lagi bengong, terngiang lyric lagu kayak gini nih
"I wanna celebrate and live my life ..."
"saying aaa yooooo gotta let go! Baby let's goo .."
Entah mengapa gue suka banget sama lyric lagu ini. Kesannya membangkitkan semangat aja! Hidup terasa gak flat! Seperti iklan sebuah chiki *piiiiiip* "LIFE IS NEVER FLAT"
-Maria Robinson
“Life is full of beauty. Notice it. Notice the bumble bee, the small child, and the smiling faces. Smell the rain, and feel the wind. Live your life to the fullest potential, and fight for your dreams.” -Ashley Smith
Itu dia quotes yang menyentuh hati gue! Ada lagi satu quotes yang menjadi alasan kenapa gue jadi seseorang yang selalu tertawa walapun lagi nangis!
“Laugh as much as you breath and love as long as you live.”
Yasudah goodbye selamat malam! Salam sejahtera untuk kita semua MERDEKA!!
Saturday, 10 December 2011
Culiner History
Heyhooo, kali ini gue mau nulis soal kuliner! Semua orang pasti butuh makan, semua orang suka makan (gue agak heran dengan orang yang gak suka makan). Selama ini kita cuma tau nyari makanan enak, menikmati makanan enak tanpa tau sejarahnya gimana "berkuliner" ini muncul. Yukk mari kita bahas :D

Masakan Sumatera, sebagai contoh, seringkali menampilkan pengaruh Timur Tengah dan India, seperti penggunaan bumbu kari pada hidangan daging dan sayurannya, sementara masakan Jawa berkembang dari teknik memasak asli nusantara. Unsur budaya masakan China dapat dicermati pada beberapa masakan Indonesia. Masakan seperti bakmi, bakso, dan lumpia telah terserap dalam seni masakan Indonesia Beberapa jenis hidangan asli Indonesia juga kini dapat ditemukan di beberapa negara Asia. Masakan Indonesia populer seperti sate, rendang, dan sambal juga digemari di Malaysia dan Singapura. Bahan makanan berbahan dasar dari kedelai seperti variasi tahu dan tempe, juga sangat populer. Tempe dianggap sebagai penemuan asli Jawa, adaptasi lokal dari fermentasi kedelai. Jenis lainnya dari makanan fermentasi kedelai adalah oncom, mirip dengan tempe tapi menggunakan jenis jamur yang berbeda, oncom sangat populer di Jawa Barat.
Makanan Indonesia umumnya dimakan dengan menggunakan kombinasi alat makan sendok pada tangan kanan dan garpu pada tangan kiri, meskipun demikian di berbagai tempat (seperti Jawa Barat dan Sumatra Barat) juga lazim didapati makan langsung dengan tangan telanjang. Di restoran atau rumah tangga tertentu lazim menggunakan tangan untuk makan, seperti restoran seafood, restoran tradisional Sunda dan Padang, atau warung tenda Pecel Lele dan Ayam Goreng khas Jawa Timur. Tempat seperti ini biasanya juga menyajikan kobokan, semangkuk air kran dengan irisan jeruk nipis agar memberikan aroma segar. Semangkuk air ini janganlah diminum; hanya digunakan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan dengan menggunakan tangan telanjang. Menggunakan sumpit untuk makan lazim ditemui di restoran yang menyajikan masakan China yang telah teradaptasi kedalam masakan Indonesia seperti bakmie atau mie ayam dengan pangsit,mie goreng, dan kwetiau goreng (mi pipih goreng, mirip char kway teow).(sumber : wikipedia.org)
Sejarah Kuliner Nusantara!! Bagaimana sih awalnya sejarah kuliner Indonesia?? Begini ceritanya
Sepanjang sejarahnya, Indonesia telah terlibat dalam perdagangan dunia berkat lokasi dan sumber daya alamnya. Teknik memasak dan bahan makanan asli Indonesia berkembang dan kemudian dipengaruhi oleh seni kuliner India, Timur Tengah, China, dan akhirnya Eropa. Para pedagang Spanyol dan Portugis membawa berbagai bahan makanan dari benua Amerika jauh sebelum Belanda berhasil menguasai Indonesia. Pulau Maluku yang termahsyur sebagai "Kepulauan Rempah-rempah", juga menyumbangkan tanaman rempah asli Indonesia kepada seni kuliner dunia. Seni kuliner kawasan bagian timur Indonesia mirip dengan seni memasak Polinesia dan Melanesia.
Masakan Sumatera, sebagai contoh, seringkali menampilkan pengaruh Timur Tengah dan India, seperti penggunaan bumbu kari pada hidangan daging dan sayurannya, sementara masakan Jawa berkembang dari teknik memasak asli nusantara. Unsur budaya masakan China dapat dicermati pada beberapa masakan Indonesia. Masakan seperti bakmi, bakso, dan lumpia telah terserap dalam seni masakan Indonesia Beberapa jenis hidangan asli Indonesia juga kini dapat ditemukan di beberapa negara Asia. Masakan Indonesia populer seperti sate, rendang, dan sambal juga digemari di Malaysia dan Singapura. Bahan makanan berbahan dasar dari kedelai seperti variasi tahu dan tempe, juga sangat populer. Tempe dianggap sebagai penemuan asli Jawa, adaptasi lokal dari fermentasi kedelai. Jenis lainnya dari makanan fermentasi kedelai adalah oncom, mirip dengan tempe tapi menggunakan jenis jamur yang berbeda, oncom sangat populer di Jawa Barat.
Makanan Indonesia umumnya dimakan dengan menggunakan kombinasi alat makan sendok pada tangan kanan dan garpu pada tangan kiri, meskipun demikian di berbagai tempat (seperti Jawa Barat dan Sumatra Barat) juga lazim didapati makan langsung dengan tangan telanjang. Di restoran atau rumah tangga tertentu lazim menggunakan tangan untuk makan, seperti restoran seafood, restoran tradisional Sunda dan Padang, atau warung tenda Pecel Lele dan Ayam Goreng khas Jawa Timur. Tempat seperti ini biasanya juga menyajikan kobokan, semangkuk air kran dengan irisan jeruk nipis agar memberikan aroma segar. Semangkuk air ini janganlah diminum; hanya digunakan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan dengan menggunakan tangan telanjang. Menggunakan sumpit untuk makan lazim ditemui di restoran yang menyajikan masakan China yang telah teradaptasi kedalam masakan Indonesia seperti bakmie atau mie ayam dengan pangsit,mie goreng, dan kwetiau goreng (mi pipih goreng, mirip char kway teow).(sumber : wikipedia.org)Sekian cerita singkat mengenai sejarah kuliner nusantara. Semoga bermanfaat untuk kalian yang membaca blog saya! Ciaooooo :D
Friday, 9 December 2011
Belajar dengan apa yang namanya "bersyukur".
Haloooooooo, gak terasa udah seminggu ini gue gak nge-blog!
Pada kesempatan ini, gue mau berbagi cerita + mengulas hal-hal yang gue jumpai selama satu minggu ini. Yaa dimulai dari hari senin, dimana gue mesti balik ke gading serpong tempat gue menimba ilmu sebagai mahasiswi jurusan ilmu jurnalistik. Untuk mencapai kostan gue ini gue mesti naik TransJakarta dan beganti TransJakarta atau transit. hah ribeeet! Setelah itu gue mesti 3 kali berganti angkot.
Nah, cerita gue ini berawal pas gue naik angkot jurusan kalideres-serpong. Cuaca di sekitar jakarta barat sampe tanggerang itu memang selalu super panas! gue selalu mengeluh dalam hati kepanasan dan capek kalo ke kostan naik angkot (walaupun dalm hati mengeluhnya). Nah, sekitar 10 menitan angkot sampai tempat gue berenti, dari kejauhan tampak seorang ibu dengan pakaian amat lusuh, compang-camping membawa anaknya yang masih sekitar umur 3-4tahun. Gue fikir wah abis dr mana ibu ini berjalan kaki ditengah tangerang-serpong yang panasnya super gak nyantai. Pas angkot yang gue naikin melintas didepan si ibu tadi, dia nyetopin angkotnya. Kemudian, si ibu naik angkot tepat dihadapin gue. Dan gak sengaja gue memperhatikan si ibu lusuh ini, awalnya gue kira dia pengemis. Dan ternyata bukan! wooooww shock!!!!
Gue sesekali memperhatikan kearah ibu tadi. Ya Tuhaan, anaknya tampangnya lesuu banget, lemah dengan pakaian udh kotor dan robek. Si ibu memangku anaknya dan dipeluknya anaknya yang keliatannya sedari tadi mengantuk. Oiyaa gak sengaja gue ngeliat kearah bawah, ibu tadi ternyata jalan di aspal yang panas gini gak pake sendal sampe kakinya merah mengelupas kayak kapalan gtu deh bahasa daerahnya. YaTuhaan miris banget, gue sampe rasanya malu sama diri sendiri yang suka ngeluh. Ngerasa tertampar melihat keadaan orang-orang yang kayak ibu tadi sementara kita taunya beli sepatu baru, sendal baru. Belanja sana-sini!
Pokoknya gue cuma bisa diem dan terpaku liat si Ibu ini.
Setelah cerita si Ibu, gue mau lanjut cerita kejadian di kampus. Saat itu udah bubar kelas Sistem Komunikasi Indonesia. Kebetulan kelas selesai lebih cepat dan mata kuliah siang gue dosen gak masuk. Jadi, bisa beresin kost-an dan baju-baju gue yang udah numpuk. Nah, pas di lift gue ngobrol sama temen gue.
"Ya, Alhamdulillah banget ini mah sel, gue jadi bisa nyetrika baju gue yang numpuk."
"Lohh, lo ngapain nyetrika baju, di kostan gak ada pembantu."
"Enggak sel gak pake pembantu ahhaha, sekalian biar lebih hemat."
Kita masuk lift dan ada beberapa temen sekelas matkul SKI gue yg ngedenger percakapan gue sama temen gue tadi.
cwe2 : "Hah, hahahaha nyetrika baju (sambil cekikikan) ih gue kalo dirumah udah paling males banget kalo disuruh-suruh beresin rumah, atau berurusan sama kerjaan rumah. Ngeliat atau cium bau cucian piring aja gue mau muntah." Dan padahal gue gak ngomong sama mereka. Gerombolan cewe-cwe itu langsung nyamber kayak bensin ketemu api "-____-
Dalam hati gue "anjrrrrrriiiiiiiiiiiitttttttttttttttttt, nih cwe-cwe sombong abis! Gilaaaaaaaaak gak ada otaknya! Gak nyangka kata-kata gini keluar dari mulut seorang cwe. Kalo lo ngerasa diri lo tajir. It's okey but don't act like that! weey itu nanti kodrat lo sebagai seorang cewe seperti itu.
Nah, dari 2 pengalaman gue dalam minggu ini memberi gue pelajaran yang amat berharga. Gue bersyukur sama hidup gue. Gue bersyukur diajarkan sama nyokap gue bagaimana bertahan dalam hidup susah. Bagaimana hidup mandiri dan gak bergantung sama orang lain.
"Materi itu adalah titipan Tuhan, dan merupakan ujian buat kita. Bagaimana materi tadi bisa merubah kita menjadi orang yang sombong, serakah dan takabur. Dan bahkan materi yang kita miliki hanya sementara dan sewaktu-waktu bisa diambil kembali. Jadi, beajar menhargai dan bersyukur di setiap sesuatu yang kita miliki. Menghargai itu memang hal tersulit untuk dilakukan, karena penghargaan sendiri itu mahal."
Coba tengok orang-orang yang kurang beruntung di luar sana. Kalau hidup ini tiba-tiba ditukar, apakah kita sanggup menghadapi apa yang dijalani mereka setiap harinya?


Bagaimana kalau kita yang hidup diantara mereka?
Sudahkah Kita bersyukur hari ini?
Pada kesempatan ini, gue mau berbagi cerita + mengulas hal-hal yang gue jumpai selama satu minggu ini. Yaa dimulai dari hari senin, dimana gue mesti balik ke gading serpong tempat gue menimba ilmu sebagai mahasiswi jurusan ilmu jurnalistik. Untuk mencapai kostan gue ini gue mesti naik TransJakarta dan beganti TransJakarta atau transit. hah ribeeet! Setelah itu gue mesti 3 kali berganti angkot.
Nah, cerita gue ini berawal pas gue naik angkot jurusan kalideres-serpong. Cuaca di sekitar jakarta barat sampe tanggerang itu memang selalu super panas! gue selalu mengeluh dalam hati kepanasan dan capek kalo ke kostan naik angkot (walaupun dalm hati mengeluhnya). Nah, sekitar 10 menitan angkot sampai tempat gue berenti, dari kejauhan tampak seorang ibu dengan pakaian amat lusuh, compang-camping membawa anaknya yang masih sekitar umur 3-4tahun. Gue fikir wah abis dr mana ibu ini berjalan kaki ditengah tangerang-serpong yang panasnya super gak nyantai. Pas angkot yang gue naikin melintas didepan si ibu tadi, dia nyetopin angkotnya. Kemudian, si ibu naik angkot tepat dihadapin gue. Dan gak sengaja gue memperhatikan si ibu lusuh ini, awalnya gue kira dia pengemis. Dan ternyata bukan! wooooww shock!!!!
Gue sesekali memperhatikan kearah ibu tadi. Ya Tuhaan, anaknya tampangnya lesuu banget, lemah dengan pakaian udh kotor dan robek. Si ibu memangku anaknya dan dipeluknya anaknya yang keliatannya sedari tadi mengantuk. Oiyaa gak sengaja gue ngeliat kearah bawah, ibu tadi ternyata jalan di aspal yang panas gini gak pake sendal sampe kakinya merah mengelupas kayak kapalan gtu deh bahasa daerahnya. YaTuhaan miris banget, gue sampe rasanya malu sama diri sendiri yang suka ngeluh. Ngerasa tertampar melihat keadaan orang-orang yang kayak ibu tadi sementara kita taunya beli sepatu baru, sendal baru. Belanja sana-sini!Pokoknya gue cuma bisa diem dan terpaku liat si Ibu ini.
Setelah cerita si Ibu, gue mau lanjut cerita kejadian di kampus. Saat itu udah bubar kelas Sistem Komunikasi Indonesia. Kebetulan kelas selesai lebih cepat dan mata kuliah siang gue dosen gak masuk. Jadi, bisa beresin kost-an dan baju-baju gue yang udah numpuk. Nah, pas di lift gue ngobrol sama temen gue.
"Ya, Alhamdulillah banget ini mah sel, gue jadi bisa nyetrika baju gue yang numpuk."
"Lohh, lo ngapain nyetrika baju, di kostan gak ada pembantu."
"Enggak sel gak pake pembantu ahhaha, sekalian biar lebih hemat."
Kita masuk lift dan ada beberapa temen sekelas matkul SKI gue yg ngedenger percakapan gue sama temen gue tadi.
cwe2 : "Hah, hahahaha nyetrika baju (sambil cekikikan) ih gue kalo dirumah udah paling males banget kalo disuruh-suruh beresin rumah, atau berurusan sama kerjaan rumah. Ngeliat atau cium bau cucian piring aja gue mau muntah." Dan padahal gue gak ngomong sama mereka. Gerombolan cewe-cwe itu langsung nyamber kayak bensin ketemu api "-____-
Dalam hati gue "anjrrrrrriiiiiiiiiiiitttttttttttttttttt, nih cwe-cwe sombong abis! Gilaaaaaaaaak gak ada otaknya! Gak nyangka kata-kata gini keluar dari mulut seorang cwe. Kalo lo ngerasa diri lo tajir. It's okey but don't act like that! weey itu nanti kodrat lo sebagai seorang cewe seperti itu.
Nah, dari 2 pengalaman gue dalam minggu ini memberi gue pelajaran yang amat berharga. Gue bersyukur sama hidup gue. Gue bersyukur diajarkan sama nyokap gue bagaimana bertahan dalam hidup susah. Bagaimana hidup mandiri dan gak bergantung sama orang lain.
"Materi itu adalah titipan Tuhan, dan merupakan ujian buat kita. Bagaimana materi tadi bisa merubah kita menjadi orang yang sombong, serakah dan takabur. Dan bahkan materi yang kita miliki hanya sementara dan sewaktu-waktu bisa diambil kembali. Jadi, beajar menhargai dan bersyukur di setiap sesuatu yang kita miliki. Menghargai itu memang hal tersulit untuk dilakukan, karena penghargaan sendiri itu mahal."
Coba tengok orang-orang yang kurang beruntung di luar sana. Kalau hidup ini tiba-tiba ditukar, apakah kita sanggup menghadapi apa yang dijalani mereka setiap harinya?


Bagaimana kalau kita yang hidup diantara mereka?
Sudahkah Kita bersyukur hari ini?
Sunday, 4 December 2011
Perjalanan Panjang menjadi anak Sektor 7A gading Serpong
"In your life, you meet people. Some you never think about again. Some, you wonder what happened to them. There are some that you wonder if they ever think about you. And then there are some you wish you never had to think about ever again. But you do C.S. Lewis, The Wonder Years"
Malam ini gue memilih quotes tersebut buat jadi quotes of the day! Asiik biar keren kayak anak-anak beken! Widiiiwww gak deng! Melihat quotes tersebut gue jadi memikirkan teman-teman seperjuang gue di kontrakan! Basist awal ada gue, Debby Lufiasita a.k.a Upi, Syahdimar Anggita Hendiputeri a.k.a Anggita, dan kemudian bertambahlah dua orang cewe Aisya Putrianti a.k.a Icha, Mesya Sahada a.k.a Mesya.
Oke gue akan memperkenalkan mereka satu persatu, Firstly Upi : Upi ini salah satu sahabat gue dari SMA :* Kita bareng-bareng milih buat satu tempat kuliah walaupun banyak banget tantangan yang kita lalui! Ibarat sebuah lagu yaa lagunya Siti Nurhaliza "Walau Terang Hujan Badai Kita Lalui" saahilaaaah!
Nyokapnya upi itu asli bandung, makanya doi ini cantik. HUHUYYY Mojang bandung euuy! Hobbynya nulis! Sama kayak gue loh! Kita sehatiii sih! Tapi upi itu makhluk kamar bangeet! Hobbynya selalu berada dalam kamar hehehe
Nah, ini dia salah satu fotonya sama Rayi "RAN". She is a biggest fans of Rayi! Wooww asiknyaaaa foto bareng dan jalan bareng sama kaka rayii. Aku juga mau dong hehe.
Taraaaaa, that's her boyfriend! Havie Parkasya a.k.a Lazy P. Rapper yang luar biasa pekerja keras loh doi. Nah, Upi dan Havie ini temen gue dari SMA! Kita selalu balik bareng naik bis bertigaan hahaha. Terlalu banyak cerita seru jaman SMA yang gak bisa dilupakan. Oiyaa, havie sama upi tuh udah paling cocok banget deh menurut gue! Nanti juga gue akan nge blog soal profilenya lazy-P ini! SOON YA GUYSS! Ditunggu aja hehe
Next, This is Anggita! She is one of mybest girls! We are being friend since in the high school! Dan kita juga satu tempat kuliah, satu fakultas dan satu jurusan! uuuuu liat gayanya! MARI FOTO DULU CEKREEEK! hehehe
Anggita, anak 2 dari 3 bersaudara. Berdarah padang, sunda atau jawa gtuu bokapnya lupa hehe. Tapi tenang doi gak pelit kok. Baik looh, friendly, dan kebooo! pssssst doi itu suka bolot looh kadang-kadang hueeee pisss ah!
Lihat gayaanya uuu! hehehe mesti tau banget biarpun mukanya imut-imut cieee! Tapi yee suaranya cemprengnya luaaarr biasaaa! Badut ancolpun kalah saing hahahaha. Cubiiittt dulu ah!
Okeeeey terakhir! Ini pacarnya Anggita namanya Amri! CIEEEEEEE
Next! Ini dia basist kontrakan yang masuk di pertengahan september! taraaaaa Mesyaa! Ini fotonya sama mama papanya! Mesya seorang gadis bogor-bali. Mama papanya berada di bali dan dia tinggal bareng neneknya yang dipanggilnya "mbah". Mesya itu anak satu-satunya.
Ini dia pssst biar pun tampangnya anggun begini Mesya ini amat gokil brooh! Down to earth! Dan selidik punya selidik, cewek yang satu ini merupakan seorang model loh!
Nah, yang ini pacarnya Mesya. Namanya Echa. Mereka juga salah satu pasangan yang cocok banget deh menurut gue! heheh longlast yaa both of you guys!
Nah, basit yang terakhir si Aisya Putrianti a.k.a Icha! Nah, icha ini anak pertama dari 2 bersaudara. Icha itu super aktif! Ntah dia gak bisa diem atau apa tapi doi ini hobby berorganisasi! Saluuut hehehe Ini foto sama mamanya. Oiyaa fact of icha's mom. Mama icha itu gaya hidupnya sehat banget sampai icha selalu diceramahin soal makanan dan mesti selalu makan 4 sehat 5 sempurna hehehe.
Ini papanya icha. Namanya papa aji yang selalu setia mengantar dan menjemput icha bila pulang kampus. Liat senyumnyaa ichaa mirip yaa sama papanya.
Nah, liat posenya icha ini. UUU gadis manis sekali bukan? Si icha ini juga hobby nge blog. Dia pernah menang lomba cerpen loh! oiyaa, icha itu punya hobby bikin kue dan dia buka usaha kue buatannya dirumahnya. So, you guys yang suka sama kue-kuean bisa pesen sama icha! Apple pie lo nampoool banget chaa! So yumiiieeeee
Okeee itu sedikit cerita tentang anak-anak kontrakan. Setahun setengah 1 rumah, satu kamar banyak banget yang udah kita lewatin. Suka dukanya jauh dari orang tua. Belajar buat dewasa dan betanggung jawab untuk masadepan kita :") Oke cukup sekian cerita saya malam ini! Okee sampai jumpa di post berikutnya see yaaa!!
Malam ini gue memilih quotes tersebut buat jadi quotes of the day! Asiik biar keren kayak anak-anak beken! Widiiiwww gak deng! Melihat quotes tersebut gue jadi memikirkan teman-teman seperjuang gue di kontrakan! Basist awal ada gue, Debby Lufiasita a.k.a Upi, Syahdimar Anggita Hendiputeri a.k.a Anggita, dan kemudian bertambahlah dua orang cewe Aisya Putrianti a.k.a Icha, Mesya Sahada a.k.a Mesya.
Oke gue akan memperkenalkan mereka satu persatu, Firstly Upi : Upi ini salah satu sahabat gue dari SMA :* Kita bareng-bareng milih buat satu tempat kuliah walaupun banyak banget tantangan yang kita lalui! Ibarat sebuah lagu yaa lagunya Siti Nurhaliza "Walau Terang Hujan Badai Kita Lalui" saahilaaaah!Nyokapnya upi itu asli bandung, makanya doi ini cantik. HUHUYYY Mojang bandung euuy! Hobbynya nulis! Sama kayak gue loh! Kita sehatiii sih! Tapi upi itu makhluk kamar bangeet! Hobbynya selalu berada dalam kamar hehehe
Nah, ini dia salah satu fotonya sama Rayi "RAN". She is a biggest fans of Rayi! Wooww asiknyaaaa foto bareng dan jalan bareng sama kaka rayii. Aku juga mau dong hehe.
Taraaaaa, that's her boyfriend! Havie Parkasya a.k.a Lazy P. Rapper yang luar biasa pekerja keras loh doi. Nah, Upi dan Havie ini temen gue dari SMA! Kita selalu balik bareng naik bis bertigaan hahaha. Terlalu banyak cerita seru jaman SMA yang gak bisa dilupakan. Oiyaa, havie sama upi tuh udah paling cocok banget deh menurut gue! Nanti juga gue akan nge blog soal profilenya lazy-P ini! SOON YA GUYSS! Ditunggu aja hehe
Next, This is Anggita! She is one of mybest girls! We are being friend since in the high school! Dan kita juga satu tempat kuliah, satu fakultas dan satu jurusan! uuuuu liat gayanya! MARI FOTO DULU CEKREEEK! hehehe
Anggita, anak 2 dari 3 bersaudara. Berdarah padang, sunda atau jawa gtuu bokapnya lupa hehe. Tapi tenang doi gak pelit kok. Baik looh, friendly, dan kebooo! pssssst doi itu suka bolot looh kadang-kadang hueeee pisss ah!
Lihat gayaanya uuu! hehehe mesti tau banget biarpun mukanya imut-imut cieee! Tapi yee suaranya cemprengnya luaaarr biasaaa! Badut ancolpun kalah saing hahahaha. Cubiiittt dulu ah!
Okeeeey terakhir! Ini pacarnya Anggita namanya Amri! CIEEEEEEE
Next! Ini dia basist kontrakan yang masuk di pertengahan september! taraaaaa Mesyaa! Ini fotonya sama mama papanya! Mesya seorang gadis bogor-bali. Mama papanya berada di bali dan dia tinggal bareng neneknya yang dipanggilnya "mbah". Mesya itu anak satu-satunya.
Ini dia pssst biar pun tampangnya anggun begini Mesya ini amat gokil brooh! Down to earth! Dan selidik punya selidik, cewek yang satu ini merupakan seorang model loh!
Nah, yang ini pacarnya Mesya. Namanya Echa. Mereka juga salah satu pasangan yang cocok banget deh menurut gue! heheh longlast yaa both of you guys!
Nah, basit yang terakhir si Aisya Putrianti a.k.a Icha! Nah, icha ini anak pertama dari 2 bersaudara. Icha itu super aktif! Ntah dia gak bisa diem atau apa tapi doi ini hobby berorganisasi! Saluuut hehehe Ini foto sama mamanya. Oiyaa fact of icha's mom. Mama icha itu gaya hidupnya sehat banget sampai icha selalu diceramahin soal makanan dan mesti selalu makan 4 sehat 5 sempurna hehehe.
Ini papanya icha. Namanya papa aji yang selalu setia mengantar dan menjemput icha bila pulang kampus. Liat senyumnyaa ichaa mirip yaa sama papanya.
Nah, liat posenya icha ini. UUU gadis manis sekali bukan? Si icha ini juga hobby nge blog. Dia pernah menang lomba cerpen loh! oiyaa, icha itu punya hobby bikin kue dan dia buka usaha kue buatannya dirumahnya. So, you guys yang suka sama kue-kuean bisa pesen sama icha! Apple pie lo nampoool banget chaa! So yumiiieeeee
Okeee itu sedikit cerita tentang anak-anak kontrakan. Setahun setengah 1 rumah, satu kamar banyak banget yang udah kita lewatin. Suka dukanya jauh dari orang tua. Belajar buat dewasa dan betanggung jawab untuk masadepan kita :") Oke cukup sekian cerita saya malam ini! Okee sampai jumpa di post berikutnya see yaaa!!
Personal Identity, kisah singkat seorang "saya"
Holaaaaa world :D
This is my second blog! Yaa selamat datang di dunia saya, semoga anada semua yang membaca blog saya mendapatkan "se su a tu" seperti yang sering diucapkan syahrini.
Blog gue yang pertama ntah mengapa gak bisa dibuka! Yasudah gue memutuskan untuk buat blog baru.
Oke sebelumnya gue akan memperkenalkan diri gue! Banyak orang bilang tak kenal maka tak saya. Maka dari itu gue mau menceritakan sedikit tentang gue.
Gue Maya Indriani, saat menulis ini gue berusia 19th, gue lahir di Jakarta 11 April 1992 (gak penting sih buat kalian yaa gapapa deh). Gue anak ke 6 dari 7 bersaudara. Gue besar dengan perjuangan keras seorang ibu yang luar biasa dan kerja keras kakak-kakak gue! sampe gue bisa segede gini! Yang namanya kasih sayang ibu sepanjang masa itu bener banget. So, you guys! LOVE YOUR MOTHER MORE THAN EVERYTHING YOU LOVE!
Hobby gue itu jalan-jalan, jalan kaki juga gue hobby! MAKAN nah ini dia semua orang dari mulai temen SD, SMP, SMA, sampe semuaa anak kampus gue yang kenal gue tau kalo gue itu suka banget sama yang namanya MAKAN! Cita-cita gue kalo gede nanti mau menggeser ketenarannya Pak Bondan dan kekeceannya Farah Quin. Yaa semenjak udah bisa nabung sendiri gue mulai backpacker jalan sana sini luntang lantung nikmatin alam tsaaah!
Oiyaaa saat ini gue kuliah di Universitas milik Kompas Gramedia, yang kalo gue belum sebut Kompas Gramedianya gak ada yang tau supeeerrr sedih, yaitu UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA, FIKOM Ilmu Jurnalistik.
Yaa, sekian biodata singkat tapi agak panjang gue. Terimakasih buat yang mau baca :) Oiyaa nantinya gue akan menulis tempat-tempat yang udah pernah gue kunjungi, info-info kuliner, info-info menarik dan info-info seputar juranlistik. Serta profile-profile orang luar biasa versi gue hehe
Okeey, cukup sekian dan terimakasih!
This is my second blog! Yaa selamat datang di dunia saya, semoga anada semua yang membaca blog saya mendapatkan "se su a tu" seperti yang sering diucapkan syahrini.
Blog gue yang pertama ntah mengapa gak bisa dibuka! Yasudah gue memutuskan untuk buat blog baru.
Oke sebelumnya gue akan memperkenalkan diri gue! Banyak orang bilang tak kenal maka tak saya. Maka dari itu gue mau menceritakan sedikit tentang gue.
Gue Maya Indriani, saat menulis ini gue berusia 19th, gue lahir di Jakarta 11 April 1992 (gak penting sih buat kalian yaa gapapa deh). Gue anak ke 6 dari 7 bersaudara. Gue besar dengan perjuangan keras seorang ibu yang luar biasa dan kerja keras kakak-kakak gue! sampe gue bisa segede gini! Yang namanya kasih sayang ibu sepanjang masa itu bener banget. So, you guys! LOVE YOUR MOTHER MORE THAN EVERYTHING YOU LOVE!
Hobby gue itu jalan-jalan, jalan kaki juga gue hobby! MAKAN nah ini dia semua orang dari mulai temen SD, SMP, SMA, sampe semuaa anak kampus gue yang kenal gue tau kalo gue itu suka banget sama yang namanya MAKAN! Cita-cita gue kalo gede nanti mau menggeser ketenarannya Pak Bondan dan kekeceannya Farah Quin. Yaa semenjak udah bisa nabung sendiri gue mulai backpacker jalan sana sini luntang lantung nikmatin alam tsaaah!
Oiyaaa saat ini gue kuliah di Universitas milik Kompas Gramedia, yang kalo gue belum sebut Kompas Gramedianya gak ada yang tau supeeerrr sedih, yaitu UNIVERSITAS MULTIMEDIA NUSANTARA, FIKOM Ilmu Jurnalistik.
Yaa, sekian biodata singkat tapi agak panjang gue. Terimakasih buat yang mau baca :) Oiyaa nantinya gue akan menulis tempat-tempat yang udah pernah gue kunjungi, info-info kuliner, info-info menarik dan info-info seputar juranlistik. Serta profile-profile orang luar biasa versi gue hehe
Okeey, cukup sekian dan terimakasih!
Subscribe to:
Posts (Atom)

















